Senin, Januari 09, 2012

Dandang Bolong

Adel sepertinya sudah bosan dengan bubur campur-campur yang di masak menggunakan slow cooker. Jadi aku berinisiatif untuk mencoba resep lain. Yang gampang aja deh buatnya, yang terpikir buat sup jagung atau nasi tim. Setelah sibuk browsing sana sini, hari minggu pagi sepulang dari gereja aku mulai belanja. Beli sayuran, brokoli, labu parang, wortel, jagung manis, daun bawang untuk proteinnya beli dada ayam sama daging sapi cincang.


Ketika Adel sedang tidur mulailah aku bereksperimen dengan resep yang ada di otakku, dada ayam aku rebus dulu. Wortel, jagung dan brokoli aku bersihkan dan potong-potong. Setelah sibuk cari tempat kukusan untuk buat nasi tim dan dandang, aku mulai sibuk jadi koki dadakan. Aku mengambil tempat kukusan yang bentuknya seperti mangkuk kecil, setelah mencuci beras sebanyak 2 sendok aku letakkan beras di bagian dasar mangkuk, atasnya aku beri potongan ayam, jagung manis, brokoli, wortel. Setelah itu aku tuang dengan kaldu ayam hasil rebusan tadi dan sedikit garam.


Dandang sudah aku isi air dan mulai aku letakkan di atas kompor. Aku mulai meletakkan mangkuk kukusan ke dalam dandang yang sudah mulai panas. Sambil menunggu nasi tim matang, aku sibuk menyiapkan sup jagung dan perkedel jagung. Pokoknya menu hari ini adalah jagung dan jagung. Saking sibuknya aku lupa memeriksa air di dalam dandang, kok tidak ada bunyi air mendidih yah…jadi aku berinisiatif untuk menambahkan air… aku tuanglah air ke dalam dandang…ces…ces..mmm bunyi apa yah? Ternyata airnya tembus ke bawah dan menggenangi kompor, api langsung aku matikan. Lalu aku mengintip ke bawah dandang, loh dandangnya bolong. Ternyata aku terlalu besar menyalakan api kompor dan karena kualitas dandangnya tidak bagus dan terlalu tipis maka tidak kuat menahan panas api. Wah Jessy yang sedang melihat aku memasak langsung tertawa dan geleng-geleng kepala…. “Kok bisa bolong dandangnya?”. Akhirnya aku menyerah, perkedel jagung biar di lanjutkan masaknya oleh Jessy dan sup jagung di lanjutkan Teteh saja deh….untung nasi tim buat Adel sudah matang.


Buat yang jago masak, ngiri deh kadang-kadang, kok aku gak pinter masak yah…tapi suatu hari nanti aku pasti bisa masak, ini maksudnya masak yang benar-benar enak, dan yang bilang enak orang lain bukan diri sendiri. Aku ingin jago masak tapi bukan jago masak air, masak nasi pakai rice cooker, masak indomie atau goreng telor yah..walau dandang jadi bolong, tapi keinginan untuk masak masih ada. Kalau belum bisa ya paling tidak jadi pencicip masakan deh seperti Pak Bondan. Tinggal bilang mak nyus….

3 komentar:

Cynthia mengatakan...

sering2 aja praktek masak bun.. kalo bisa wikdeys ya, jadi hasilnya bisa dibawa ke kantor.. hahahaha..

maria palupi dewi mengatakan...

Ratih....

ini maria palupi dewi...
msh inget gw nggak ya...:'(

Cerita Ratih mengatakan...

Poppy.....masih ingat dong..kan kita dulu sebangku waktu kelas 3 SD Fransiskus...apa kabar?